May 16, 2019

Pendidikan Indonesia: Apa Yang Dapat Kita Lakukan?

Oleh: Ninette Putri Mustika (Content Developmen... read more

May 9, 2019

Yuk, Belajar Menyalurkan Amarahmu Dengan Baik

Oleh: Aushi Ariana (Development Intern)

&... read more

June 12, 2019

Liburan, Ngapain Yaa?

Eat, Sleep, Repeat.

Tiga kata itu sepertinya sudah menjadi slogan banyak siswa akhir-akhir ini. Liburan sekolah yang paling ditunggu-tunggu sudah tiba! Bahkan di beberapa sekolah, liburan sudah dimulai sejak sebelum Lebaran. Hal tersebut membuat liburan kali ini terasa panjaang dan tak berujung. Namun, ada juga yang belum bisa menikmati liburan, mungkin masih merasa terbeban dengan Ujian Akhir Semester ataupun hanya menunggu pembagian rapor. Yang manapun itu, kamu pasti sudah mulai memikirkan kegiatan-kegiatan apa yang ingin dilakukan selama liburan. Entah itu pergi jalan-jalan di dalam dan luar negeri, maupun liburan di rumah. Bagi yang jalan-jalan, ke Bandung, Jogja, Bali, sampai Jepang dan Amerika, selamat kamu tidak perlu pusing memikirkan bagaimana caranya tetap produktif dan fit selama liburan. Namun bagi yang tinggal di rumah, pasti merasa bosan dan mungkin kesepian karena tidak betemu teman-teman seperti biasa.

Memang, liburan menjadi sarana melepas stress, beristirahat dari semua tekanan tugas dan ulangan serta menyiapkan diri untuk semester selanjutnya, agar dapat memberikan performa yang lebih baik dan maksimal di sekolah. Namun, hanya melakukan Eat, Sleep, Repeat terbukti sangat tidak baik lho, untuk kesehatan maupun perkembangan diri kamu. Rata-rata remaja hingga orang dewasa membutuhkan tujuh hingga sembilan jam tidur sehari. Saat liburan, biasanya siswa dan mahasiswa tidur lebih dari jam yang dianjurkan tersebut, dan bukan di waktu yang baik untuk tubuh, yaitu pukul 10 malam hingga 6 pagi di keesokan harinya. Selain terlalu banyak tidur, biasanya siswa yang sedang liburan juga terlalu banyak makan, meningkatkan potensi naiknya berat badan selama liburan, yang tentu saja menjadi keluhan yang paling sering didengar sesaat setelah masuk sekolah.

Daripada kamu diam-diam aja di rumah, lebih baik mulai liburan produktif. Berdasarkan KBBI, produktif berarti menguntungkan, memberi hasil dan manfaat. Liburan produktif bagi beberapa orang sangat sulit untuk dilakukan, karena mereka menganggap produktivitas hanyalah soal belajar, menghasilkan sesuatu yang berhubungan dengan sekolah.

Namun sebenarnya tidak begitu. Ada banyak kegiatan yang dapat dilakukan untuk mewujudkan liburan produktif. Menurut David Wong (2019), dengan membuat “Holiday Bucket List” di awal liburan, kamu bisa mendapatkan pengalaman-pengalaman berkesan saat liburan. Berikut beberapa contohnya.

1.     Start Healthy Habits

Di tengah-tengah tugas dan ulangan, pasti sulit menjalankan pola hidup sehat seperti tidur dengan cukup, makan sayur dan buah, serta berolahraga setiap hari. Oleh karena itu, waktu liburan panjang adalah saat yang tepat untuk mulai membangun kebiasaan sehat di antara waktu luang yang berlebih. Kamu bisa mencoba olahraga ‘kecil-kecilan’ di rumah seperti Push Up, Sit Up, dan Plank, atau bisa juga jogging keliling komplek perumahanmu. Apabila dilakukan setiap hari, tentu akan memberi efek baik bagi kesehatanmu.

 

2.     Learn New Skills

Saat yang tepat untuk mencoba dan mempelajari kemampuan-kemampuan baru adalah saat liburan. Selain untuk memanfaatkan waktu yang ada, yang kamu pelajari saat ini dapat berguna bagi masa depan juga. Kamu dapat mencoba mempelajari bahasa baru, mempelajari kosa kata baru, meningkatkan kemampuan public speaking, bahkan meningkatkan kemampuan mengetik. Banyak hal-hal kecil bermanfaat yang dapat kamu coba sekarang juga!

 

3.     Do More of What You Love

Waktu luang di saat liburan bisa kamu habiskan dengan melakukan hobi yang membuat hatimu senang. Memasak, membaca, menulis, atau bahkan mempelajari alat musik baru. Dengan melakukan hal yang disukai, waktu liburan akan berjalan dengan sangat cepat, dengan kamu yang merasa senang dan kemampuanmu yang juga meningkat.

 

Tentu saja, liburanmu tidak akan menjadi liburan yang produktif tanpa niat dan konsistensi dalam pelaksanaannya. Walaupun kamu sudah merencanakannya di dalam Bucket List-mu, semua kegiatan yang kamu pilih tak akan menghasilkan manfaat apabila dilakukan dengan setengah hati. Semuanya tergantung dari pribadi masing-masing, apakah kamu mau menjadi produktif di liburan ini.

Selamat Berlibur!!

 

Referensi:

Rivers, Pamela. (2019). Disadvantages & Advantages of School Holidays. Retrieved from https://www.theclassroom.com/disadvantages-advantages-school-holidays-7845166.html

Wong, Daniel.(2019). 40 Productive Things to Do During the School Holidays. Retrieved from https://www.daniel-wong.com/2015/11/09/productive-things-to-do-during-school-holidays/

SHARE THIS ARTICLE