December 27, 2018

Fun Activities To Do For Your Joyful Holiday

Oleh: Monica Sulistiawati, M.Psi., Psikolog

... read more

December 5, 2018

Hero Is Within Ourselves

Oleh: Althea (Development Intern)

 <... read more

January 7, 2019

Memasuki Tahun Baru, Merajut Resolusi Baru

Oleh :

Laurentius Sandi Witarso, M.Psi., Psikolog

 

Detik-detik perpindahan tahun baru dari tanggal 31 Desember ke tanggal 1 Januari adalah momen yang biasanya dirayakan secara meriah di semua belahan dunia. Tidak hanya sekedar perayaan, tahun baru merupakan simbol dimana kita sebagai manusia merefleksikan pengalaman-pengalaman selama satu tahun terakhir. Pada tahun yang baru muncul harapan untuk berubah dan menjadi orang yang lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Cara yang paling sering dilakukan adalah dengan membuat sebuah resolusi. Namun demikian, mungkin resolusi tahun sebelumnya belum semuanya tercapai karena beberapa hambatan. Jika ada yang belum terwujud, kalian tidak perlu putus asa. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membuat resolusi baru menjadi lebih efektif.

Pertama, yang perlu dilakukan adalah menentukan impian utama yang ingin kalian raih pada tahun baru ini. Kesuksesan dalam menyusun resolusi diawali dengan impian. Setelah sudah menentukan impian, apa yang perlu dilihat adalah kesiapan dan keinginan dari diri untuk berubah. Sebuah impian akan sukses jika itu murni berasal dari diri sendiri dan bukan merupakan suatu paksaan.

Kedua, supaya lebih efektif dalam menerapkan impian kalian perlu membuat rencana-rencana dengan metode SMART. Apa itu SMART? SMART adalah kepanjangan dari Specific, Measureable, Achievable, Relevant dan Time-Bound. Metode SMART membantu kita untuk menyusun rencana-rencana secara konkret dan jelas untuk mewujudkan impian menjadi lebih efektif. Penjelasan SMART dapat dilihat sebagai berikut :

a.   Specific. Impian yang ditentukan harus bersifat jelas dan konkret. Agar lebih mudah, buatlah gambaran secara spesifik mengenai rencana kegiatan atau aktivitas apa yang akan kalian lakukan. Contoh : saya akan masuk kuliah pada perguruan tinggi X.

b.   Measureable. Untuk mencapai rencana-rencana sesuai dengan impian, perlu membutuhkan sesuatu yang terukur. Hal-hal yang terukur ini juga merupakan indikator dari keberhasilan suatu impian.  Contoh : saya akan belajar bahasa Inggris sebanyak tiga kali dalam seminggu.

c.   Achievable. Disamping perlu sesuatu hal yang terukur, rencana yang disusun tentunya harus bisa dicapai. Kalian boleh membuat rencana dengan ekspektasi yang tinggi tetapi perlu mempertimbangkan faktor-faktor pendukung dalam mencapai impian tersebut. Sebagai contoh jika memiliki bakat olahraga maka impian menjadi seorang atlet akan mudah lebih tercapai.

d.   Relevant. Pada bagian ini perlu dilihat apakah rencana yang dirumuskan relevan dengan kebutuhan kalian. Hal yang perlu ditanyakan pada diri terkait dengan relevan adalah, apakah impian ini sesuai dengan kebutuhanmu? Apakah layak untuk mengejar impian ini? Contoh : menjadi karyawan sebuah bank karena ingin menerapkan ilmu-ilmu ekonomi yang didapatkan selama kuliah.

e.   Time-bound. Rencana yang disusun perlu ada pertimbangan waktu yang digunakan secara jelas. Sebagai contoh akan lebih mudah dipahami jika target yang sudah disusun ini akan tercapai dalam waktu satu tahun ke depan.

 

Setelah membuat rencana-rencana yang lebih konkret dengan menggunakan metode SMART, impian akan lebih efektif jika dilengkapi oleh dua komponen yaitu attitude dan passion. Attitude adalah bagaimana seseorang bisa menyikapi segala persitiwa yang terjadi selama proses mencapai impian. Passion adalah sesuatu yang tetap menggerakkan/mendorong kita dalam mencapai impian kita. Seperti halnya analogi mobil. Impian adalah arah perjalanan yang akan dituju, passion adalah bahan bakar mobil dan attitude adalah sikapmu dalam mencapai tujuan akhir. Ketiganya perlu berkesinambungan supaya bisa lebih efektif dan sukses. Selamat membuat resolusi kalian!

SHARE THIS ARTICLE