September 18, 2018

Mengejar Imu Sampai Amerika

Jakarta - personalgrowth.co.id | ... read more

September 17, 2018

Pentingnya Pendidikan Bagi Iqbaal Ramadhan

Jakarta - personalgrowth.co.id | ... read more

September 19, 2018

Pernikahan Di Bawah Umur

Wah si X udah nikah lho! Nikah? Bukannya dia masih 12 tahun?

Apakah kalian masih ingat kasus Syekh Puji menikahi Ulfa yang berusia 12 tahun di Semarang? Ternyata, masih terjadi juga lho hingga saat ini!

Pernikahan di bawah umur merupakan kejadian umum yang terjadi di Indonesia. Sejumlah 1 dari 9 pernikahan di Indonesia, merupakan pernikahan di bawah umur. Berada pada urutan ke 7 pernikahan muda tertinggi di dunia, dan urutan ke 2 di negara Asia, perempuan di Indonesia menikah sebelum usia 18 tahun (UNICEF, 2016). Fakta tersebut memprihatinkan bukan?

Mengapa pernikahan di bawah umur masih terjadi ya? Menurut seorang psikolog anak dari Personal Growth, Kantiana Taslim S.Psi, M.Psi., Psikolog, pernikahan di bawah usia dapat terjadi karena minimnya sex education dan penanaman nilai-nilai sosial dari orang tua, serta penjelasan mengenai batasan-batasan dan peraturan sosial.

Nah, setelah mengetahui penyebab pernikahan di bawah umur, apa saja dampak yang bisa terjadi ya?

Ternyata, bisa berdampak pada perkembangan anak dan kesehatan psikologis ibu lho!  Anak yang melahirkan di usia muda memiliki perkembangan fisik yang belum matang untuk melahirkan, sehingga cenderung untuk mengalami komplikasi pada masa kelahiran dan mengalami kematian bayi pada usia 28 hari pertama (UNICEF, 2016). Ironisnya, kasus ini masih terjadi di Indonesia lho!

Lalu, apakah benar kalo pernikahan di bawah usia berdampak pada kesehatan psikologis ibu? Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Rakhmat, seorang doktor dari University of Manchester, pernikahan di bawah usia yang terjadi di Indonesia dapat menyebabkan perasaan kehilangan membangun karir, kemudian perasaan tersebut dapat menyebabkan menurunnya kepercayaan diri.

Setelah mengetahui informasi dan dampak dari pernikahan di bawah usia, berikut adalah hal-hal yang bisa kita lakukan untuk mencegah

 

 

-          Memperoleh informasi dan melakukan aksi

Memahami isu pernikahan dibawah usia, melakukan riset dan mempelajari mengenai konsekuensi buruk dari pernikahan di bawah usia. Lalu, dengan informasi dan pengetahuan dapat melakukan aksi nyata menghindari pernikahan di bawah usia

-          Membahas mengenai pernikahan di bawah usia 

Membicarakan mengenai pernikahan di bawah usia, dapat membantu untuk mengedukasi anak-anak. Membicarakan dengan keluarga dan teman-teman, berbagi informasi di forum sosial media dan memiliki ambisi untuk mengakhiri pernikahan anak di bawah usia.  

-          Menjadi agen perubahan

Menyuarakan hak anak untuk memperoleh masa depan yang berkualitas dan tidak melakukan pernikahan di bawah usia.

Selain itu, ada tips juga lho dari psikolog anak di Personal Growth, Kantiana Taslim S.Psi, M.Psi., Psikolog, untuk meminimalisir terjadinya pernikahan usia di bawah umur, upaya utama yang bisa kita lakukan ialah pengembangan konsep diri, dengan menetapkan tujuan hidup kita.

Nah, sekarang semua sudah tau kan risiko dan yang bisa kita lakukan untuk mencegah pernikahan dibawah usia yang terjadi di negara kita.

Yuk kita mengajak para masyarakat untuk menjadi lebih sadar mengenai pernikahan dibawah umur!

 

 

 

 

 

 

 

Referensi : 

Bayisenge, J. (2011). Early marriage as a Barrier to Girl’s Education: A Developmental Challenge in Africa. An open paper presented at National University of Rwanda

Ahmed, S. (2013) Psychological Impact Evaluation of Early Marriage. International Journal of Endorsing Health Science Research

Raj, A. (2010).When the mother is a child: the impact of child marriage on the health and human rights of girls. Archives of disease in childhood, 95(11), 931-935.

International Center for Research on Women. (2016) Solutions to End Child Marriage. Diunduh dari https://www.icrw.org/wp-content/uploads/2016/10/19967_ICRW-Solutions001-pdf.pdf

UNICEF diunggah dari https://www.unicef.org/indonesia/Child_Marriage_SDG_Factsheet_english.pdf

Rakhmat, M. (2017). Indonesians Problem with Child. Diunduh dari https://www.asiasentinel.com/society/indonesia-child-marriage-problem/

Girlsnotbrides. (2018). Child Marriage in Indonesia. Diunduh dari https://www.girlsnotbrides.org/child-marriage/indonesia/

https://www.girlsnotbrides.org/tackling-child-marriage-in-indonesia/ kebumen

SHARE THIS ARTICLE