January 29, 2020

Live IG: Yuk Atasi Traumamu! Overcoming The Post-Flood

Pada hari Rabu, 22 Januari 2020 lalu, Personal ... read more

January 27, 2020

Healthy Diet For Healthy Mind

Oleh: Ni Made Diah Ayu Anggreni, M.Psi., Psikol... read more

January 30, 2020

Good Food Good Mood

Oleh: Cindy Natalia Wijaya 

(Content and Media Development Intern)

 

Term “you are what you eat” ternyata tidak hanya merujuk ke kesehatan fisik, tetapi kesehatan mental kita juga lho! 

 

Tahukah kamu bahwa makanan ringan yang manis ternyata dapat meningkatkan energi namun membuatmu tidak bersemangat setelahnya? Dan ternyata, makanan dengan vitamin D yang tinggi dapat membantu seseorang mengatasi depresi yang mereka alami. Benarkah jenis makanan yang kita konsumsi dapat memengaruhi mood kita?

Berbagai penelitian mulai banyak meneliti terkait pengaruh makanan terhadap kesehatan mental seseorang, salah satunya terhadap mood. Menurut salah satu penelitian dari University of Illinois Extension, memakan makanan secara teratur dan memilih komposisi menu secara tepat dapat membantu tubuh kita untuk memiliki energi yang cukup dan menjaga mood tetap stabil. Khususnya, untuk menu-menu yang bergizi seimbang dan kaya akan vitamin.

Kira-kira jenis makanan apa saja ya yang menyehatkan sekaligus membangkitkan mood positif kita?

  • Pertama, makanan yang mengandung protein. Makanan yang mengandung protein seperti telur, seafood, daging ayam, tofu, dll dapat membuat mood kita menjadi lebih baik dan dapat menyimpan energi untuk beberapa jam kedepan.

  • Kedua, makanan yang mengandung vitamin D seperti susu rendah lemak, susu kacang kedelai, dan kuning telur. Makanan-makanan ini dapat membantu individu dengan gangguan mood mengelola emosinya.

  • Selain itu brokoli, jeruk, oatmeal, dan kacang-kacangan yang mengandung vitamin Folat dan B12. Makanan ini dapat membantu meringankan depresi yang dialami seseorang.

  • Yang terakhir, makanan dengan kandungan vitamin B12 yang dapat ditemukan pada salmon, daging sapi (tanpa lemak), dan makanan yang mengandung serat seperti kacang-kacangan.

Namun, tidak semua makanan berdampak baik untuk mood seseorang. Selain makanan-makanan tersebut, ada beberapa makanan yang tidak baik untuk dikonsumsi secara berlebihan. Sebab selain berbahaya bagi kesehatan, makanan tersebut juga mampu membuat mood seseorang menjadi lebih buruk. Seperti makanan manis, alkohol, dan makanan yang mengandung kafein (seperti, teh, kopi, coklat, cola, dll). Makanan-makanan ini akan menaik-turunkan gula darah dalam tubuh kita secara cepat dan membuat mood kita menjadi tidak stabil. Mungkin kita akan merasa lebih bersemangat setelah makan makanan tersebut, namun hal ini tidak akan bertahan lama atau malah membuat kita menjadi badmood. Bahkan makanan yang mengandung kafein akan membuat kita merasa cemas dan depresi, serta membuat orang sulit untuk tidur.

Mengapa makanan-makanan tersebut dapat memengaruhi mood kita? Menurut salah satu organisasi kesehatan pemerintah Australia, Betterhealth, makanan tertentu memiliki komponen yang berpengaruh untuk kesehatan mental seseorang. Adanya nutrisi dan vitamin pada makanan akan memengaruhi aktivitas otak yang akan mengarah pada perilaku tertentu. Komponen-komponen tersebut juga akan memengaruhi aktivitas hormon dan aliran darah. Adanya perubahan aktivitas di otak, hormon, dan aliran darah akan berpengaruh terhadap mood dan juga kesehatan mental kita. Contoh, makanan berprotein akan mendorong pengeluaran hormon dopamine dan norepinephrine yang mampu membangkitkan mood positif dan energi selama beberapa jam setelah makan. Selain itu, makanan dengan kandungan vitamin B12 akan menghambat penyerapan gula di dalam aliran darah dan meningkatkan serotonin yang membangkitkan mood positif dan membuat kita merasa lebih baik.

Jadi karena makanan sangat memengaruhi kesehatan mental kita, terutama mood, maka penting bagi kita untuk mulai memperhatikan kombinasi asupan makanan yang kita pilih. Selain memilih makanan apa saja yang akan kita konsumsi, makan secara teratur, banyak mengonsumsi air mineral, berolahraga, dan tidur yang cukup juga dapat berpengaruh terhadap baik/buruknya mood kita. Semakin baik kita menjaga asupan dan pola makan, hal tersebut akan membawa dampak yang cukup besar hingga mampu mencegah terjadinya depresi pada diri seseorang. Hal ini disampaikan oleh American Journal of Clinical Nutrition, dimana makanan dengan kandungan vitamin D yang tinggi akan mampu menurunkan tingkat resiko seseorang untuk terkena depresi.

Walaupun makanan menjadi salah satu faktor yang berperan bagi kesehatan mental seseorang, bukan berarti makanan menjadi satu-satunya jalan untuk mengatasi berbagai permasalahan mental. Apabila kamu memiliki permasalahan yang mulai mengganggu kesehatan mentalmu, alangkah lebih baik jika kamu mencari bantuan profesional.  

 

Sumber:

Healthline Editorial Team. (Juni 2, 2016). Mood food: Can what you eat affect your 

happiness?.Retrieved from https://www.healthline.com/health/mood-food-can-what-you-eat-affect-your-happiness

Harvard Health Publishing. (Juni, 2018). Food and mood: Is there a connection? 

Retrieved from https://www.health.harvard.edu/mind-and-mood/food-and-mood-is-there-a-connection

Magee, Elaine. (n.d.) How food affects your moods. Retrieved from 

https://www.webmd.com/food-recipes/features/how-food-affects-your-moods#1

Mind. (2017). Food and mood. Retrieved from 

https://www.mind.org.uk/media/34727115/food-and-mood-2017-pdf-version.pdf

Naidoo, Uma. (Desember 7, 2018). Gut feelings: How food affects your mood. Retrieved 

From https://www.health.harvard.edu/blog/gut-feelings-how-food-affects-your-mood-2018120715548

SHARE THIS ARTICLE