Seminar Kemenkes RI Hari Kesehatan Jiwa Sedunia

Seminar umum dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia yang bertemakan “Martabat Dalam Kesehatan Jiwa: Pertolongan Pertama Dalam Kesehatan Jiwa Bagi Semua” diadakan pada tanggal 10 Oktober 2016. Bertempat di Auditorium Siwabessy, Kemenkes acara ini dihadiri oleh Direktur dari berbagai dinas pelayanan kesehatan, organisasi profesi, akademisi, LSM, serta anggota pramuka dari berbagai sekolah. Pembukaan diawali dengan menyanyikan Indonesia Raya lalu diikuti dengan doa pembukaan. Salah seorang murid dari SLB Kerawang bernama Yana membacakan puisi yang ia buat secara spontan. Acara dilanjutkan dengan laporan panitia pelaksana kegiatan oleh direktur P2 Masalah Keswa dan Napza serta sambutan dan arahan dari Dirjen P2P. Untuk memeriahkan acara, paduan suara dari RSJ Klaten menyanyikan lagu Mars “Sehat” dan lagu “Ceria”. Acara dilanjutkan dengan sambutan yang mengemukakan bahwa penderita gangguan jiwa adalah subjek dalam masyarakat yang wajar diperlakukan dengan hormat. Selesai sambutan diadakan pemotongan tumpeng dan penyerahan kepada perwakilan dari setiap organisasi dan LSM yang hadir. Setelah foto bersama setelah penyerahan tumpeng, acara dilanjutkan dengan diskusi panel. Diskusi panel pertama Bagian pertama membicarakan pentingnya dukungan awal psikologis dan kesehatan jiwa pada keluarga Pembicara yang hadir pada diskusi panel pertama adalah Ibu Ratih Ibrahim: membicarakan mengenai dukungan awal psikologi bagi perkembangan anak dan remaja dalam keluarga dan masyarakat. Bapak Bagus: sharing tentang pengalamannya yang memiliki anggota keluarga dengan gangguan skizophrenia dan bagaimana usaha keluarga mereka untuk mengobati kakak bapak Bagus yang mengalami skizophrenia. Ibu DY Suharya: Ibu DY menceritakan pengalaman dengan Ibunya yang mengalami dementia, bagaimana akhirnya Ia menjauh karena merasa Ibunya drama queen akibat dementia yang dialaminya. Ibu DY merasa jika ia mengetahui tentang dementia sejak dini, ia akan lebih mampu membantu ibunya. Saat ini ia berusaha mengkampanyekan seputar dementia dan alzheimer pada masyarakat. Ia mempunyai motto “Jangan maklum dengan pikun”.

  • WHEN

    10 October 2016


  • BUDGET

    Rp.Free, - / package


  • WHERE

    Auditorium Siwabessy


  • RSVP

    personalgrowth


  • SHARE

OTHER EVENTS