Live Mindfully, Live Fruitfully

Mencintai Diri Sendiri dengan Mindful

Oleh: Aushi Ariana (Content Development Intern)

 

Kapankah terakhir kali kamu memiliki waktu untuk diri kamu sendiri? Di dunia yang serba cepat ini kadang memprioritaskan diri sendiri terlihat sebagai hal yang nihil dilakukan. Saat pagi hari, kamu terbangun karena alarm dan tergesa-gesa ke sekolah atau kantor. Selama di jalan, kamu terus memikirkan bagaimana caranya tidak terlambat ke tempat tujuan karena kemacetan ibukota terpampang jelas di depanmu. Belum lagi kamu menghabiskan 8 hingga 12 jam untuk belajar atau bekerja di tempat yang dituju. Hal-hal tersebut tentunya dapat membuat kamu merasa lelah dan tertekan, apalagi jika terus dilakukan berulang-ulang setiap harinya.

 

Lalu bagaimana cara kita untuk mengatasi rasa lelah dan tertekan yang kita alami tersebut? Hal itu dapat kita lakukan dengan menyadari keberadaan kita ‘di sini’ dan ‘sekarang’ yang merupakan pengertian dari mindfulness. Menjadi mindful bukan berarti kita menghabiskan waktu kita untuk melamun atau berkhayal kemana-mana, tetapi kita memasuki keadaan sadar akan hal yang kita pikirkan, rasakan, dan lakukan. Ketika kita mindful, kita akan memerhatikan apa yang kita pikirkan, rasakan, dan lakukan tersebut tanpa menilai mereka sebagai sesuatu yang baik atau buruk. Penilaian yang biasanya kita lakukan itu yang terkadang membuat kita menyakiti diri kita sendiri.

 

Pada hari Sabtu (18/05/2018), Personal Growth bersama dengan Kinokuniya mengulas dan memberikan pelatihan singkat bagaimana cara untuk menjadi mindful berdasarkan buku “The Headspace Guide to Meditation and Mindfulness” karangan Andy Puddicombe (founder aplikasi Headspace). Headspace sendiri adalah aplikasi meditasi yang populer dan mudah digunakan dalam keseharian. Buku ini sama dengan aplikasinya mengajarkan bagaimana cara melakukan teknik meditasi dengan sangat mudah dan bisa dilakukan di mana saja. Buku ini juga menceritakan kisah penulis ketika ia menjadi biksu Budha.

 

Acara diskusi buku yang dihadiri oleh 84 peserta ini menghadirkan narasumber yang ahli di bidanganya yaitu mas Adjie Santosoputro (praktisi mindfulness dan pemulihan batin) dan ibu Ratih Ibrahim (Founder, CEO, dan Psikolog Personal Growth) serta dilengkapi dengan moderator Ni Putu Putri Puspitaningrum (Founder Bounce Back). Mas Adjie menyampaikan bahwa mindfulness adalah suatu keadaan di mana kita memiliki jarak antara diri kita sendiri dengan apa yang kita pikirkan dan rasakan. Kita dapat menyadari bahwa yang kita pikirkan atau rasakan hanyalah sebuah pemikiran atau perasaan, di mana kedua hal itu bukanlah kenyataan. Pikiran atau perasaan hanya reaksi yang dilakukan oleh tubuh kita akan suatu pengalaman tertentu. Dengan begitu, kita dapat berteman dengan pikiran atau perasaan kita dan menjaga diri kita dari rasa sakit yang diciptakan oleh mereka. 

 

Apa saja manfaat dari menjadi mindful? mindfulness dapat meningkatkan kualitas hidup dengan mencegah terjadinya depresi yang berulang. Selain itu, mindfulness dapat membantu mengatasi tekanan dalam hidup (coping stress). mindfulness yang dilakukan melalui meditasi berturut-turut selama 8 minggu ditemukan meningkatkan kebahagiaan dan kesejahteraan (well-being) individu. Meditasi merupakan salah satu cara untuk menjadi mindful. Meditasi juga dapat membuat area otak yang berfungsi untuk meregulasi emosi dan rasa sakit menjadi lebih tebal dari biasanya. 

 

Di acara ini, peserta mempraktekkan secara langsung bagaimana cara bermeditasi dengan sederhana. Meditasi diawali dengan duduk nyaman (tidak menyender) dengan kedua telapak tangan di atas paha dan pandangan lurus ke depan. Lalu, peserta memastikan diri tidak akan terganggu dengan kesibukan yang ada selama 10 menit ke depan. Kemudian, Mas Adji sebagai instruktor memberikan instruksi untuk menarik nafas secara mendalam melalui hidung dan menghembuskannya pelan-pelan melalui mulut. Kemudian, mereka diminta untuk merasakan sensasi yang dirasakan oleh kaki dan tangan hingga seluruh tubuh. Jika ada perasaan tidak nyaman di bagian tubuh tertentu, lepaskan. Jika ada perasaan yang muncul pada saat itu, terima lah. Selanjutnya Mas Adji merapalkan kata-kata positif untuk diikuti oleh para peserta sekaligus meminta peserta untuk fokus dengan setiap detail pernapasan yang mereka lakukan. Pelatihan meditasi sederhana ditutup dengan melepaskan fokus yang selama ini dilakukan, merasakan kembali sensasi tubuh yang berada di tempat, dan kembali membuka mata. 

 

Mindfulness adalah salah satu cara untuk mencintai diri kita sendiri. Yuk, sempatkan waktu kapanpun dan dimanapun untuk menjadi mindful. 



 

  • WHEN

    18 May 2019


  • BUDGET

    Rp., - / package


  • WHERE

    Kinokuniya Plaza Senayan


  • RSVP


  • SHARE

OTHER EVENTS