Generasi Muda yang Bahagia, Tangguh, dan Sehat Jiwa

Generasi Muda yang Bahagia, Tangguh, dan Sehat Jiwa

Menghadapi Perubahan Dunia

Lembaga Pemasyarakatan Anak Wanita, Tangerang

 

Selasa, 25 September 2018, CEO dan Psikolog Personal Growth, Ratih Ibrahim, M.M., Psikolog menjadi pembicara dalam talkshow “Generasi Muda yang Bahagia, Tangguh, dan Sehat Jiwa Menghadapi Perubahan Dunia”. Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Masalah Keswa dan NAPZA di Lembaga Pemasyarakatan Anak Wanita, Tangerang. Acara ini mengundang Dr. dr. Fidiansjah, SpKj (Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Keswa dan NAPZA di Kemenkes RI), Hannibal, S.Sos, M.Si (Perwakilan dari Kantor Wilayah Kemenkumham Banten) sebagai moderator talkshow, Dr. Suzy Yusna Dewi, SpKj (K) (Psikiater) sebagai pembicara talkshow, dan Ratih Ibrahim, M.M., Psikolog (Psikolog & Director Personal Growth) sebagai pembicara talkshow. Acara talkshow ini merupakan salah satu rangkaian acara dalam memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia Tahun 2018. Diharapkan dengan adanya acara ini, para penghuni Lapas dapat menyadari dan memahami pentingnya kesehatan jiwa, serta meningkatkan kesehatan jiwa para penghuni Lapas.

 

Dalam acara talkshow ini, Psikolog Ratih Ibrahim memberikan materi talkshow yang berjudul “Menciptakan Lingkungan Sehat Jiwa di Sekitar Kita”. Psikolog Ratih Ibrahim menyampaikan materi mengenai orang muda sebagai agen perubahan yang dapat menggerakan Indonesia, serta pengertian kesehatan mental, pentingnya kesehatan mental, ciri-ciri orang yang memiliki kesehatan mental yang baik, dan bagaimana  membangun lingkungan yang sehat mental. Kemudian, Dr. Suzy Yusna Dewi memberikan materi yang berjudul “Keterampilan dengan Perspektif Mindfulness” yang menekankan pada pentingnya mengenali diri sendiri dan emosi yang dimiliki, serta keteguhan pola pikir (mindset) dalam menghadapi suatu masalah. Pada sesi talkshow, Psikolog Ratih Ibrahim juga memberikan waktu bagi para warga binaan untuk praktik relaksasi yang merupakan salah satu teknik dari mindfulness.

 

Dengan memiliki kesehatan mental yang baik, individu akan bisa menjalani kehidupan dengan normal dan mengembangkan potensi yang ada di dalam dirinya. Sebagai hasilnya, mereka akan bisa menghadapi tantangan hidup secara efektif, terutama ketika warga binaan sudah kembali ke masyarakat. Di dalam lapas, warga binaan bisa mulai menciptakan lingkungan yang sehat mental. Hal ini dapat dimulai dengan mengingatkan diri sendiri bahwa Lapas adalah tempat singgah, fokus pada hal baik dalam diri, disiplin dan patuh dengan aturan Lapas, merencanakan hidup setelah dari lapas, dan menjadi teladan warga negara yang baik.  

  • WHEN

    25 September 2018


  • BUDGET

    Rp., - / package


  • WHERE

    Lembaga Pemasyarakatan Anak Wanita, Tangerang


  • RSVP


  • SHARE

OTHER EVENTS